Selasa 5 Juni, Said Aqil Siroj Institute berkunjung ke Kementerian Koordinator Maritim. Kehadiran Said Aqil Siroj Institute yang diwakili oleh Dr. M. Imdadun Rahmat selaku Direktur dan Abi Rekso selaku Deputi Kajian, diterima langsung oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Pertemuan yang berlangsung singkat, padat dan strategis menjelaskan situasi terkini isu melemahnya nasionalisme, maraknya intoleransi dan terorisme. Meskipun isu-isu itu tidak berkaitan langsung dengan Bidang Kemenko Kemaritiman, namun sosok Luhut Binsar Panjaitan dinilai sebagai figur yang dekat dengan Gus Dur dan konsern atas masalah yang sedang terjadi.

M. Imdadun Rahmat selaku Direktur SAS-Institute memaparkan bahwa paham radikal sudah merambah ke banyak sektor masyarakat. Bahkan universitas menjadi laboratorium diseminasi gagasan radikal.

Gayung bersambut, Menko Luhut Binsar Panjaitan tanpa banyak pertimbangan menyambut baik dan memberikan dukungan penuh kehadiran SAS-Institute di tengah masyarakat.

“SAS-Institute ini trobosan yang bagus dalam menangkal Islam Radikal dan Terorisme di Indonesia. sebuah bentuk bakti terhadap bangsa dan negara. Saya merestui gerakan ini. Juga membantu support dari belakang” papar Luhut Binsar Panjaitan.

Leave A Comment