Said Aqil soal Kasus Muslim Cyber Army: Bertentangan dengan Alquran

Jakarta - Polisi mengungkap jaringan Muslim Cyber Army (MCA), grup penyebar hoax di media sosial. Ketum PBNU Said Aqil Siroj menyebut grup tersebut memalukan. "Oh iya, itu nggak boleh. Memalukan," ujar Said Aqil di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (28/2/2018). Pernyataan Said disampaikan saat dimintai tanggapan terkait grup MCA. Selain memalukan, Said menyebut, tindakan grup tersebut bertentangan dengan ajaran Alquran. Menurut Said, janganlah sesama manusia menyebar kebencian. "Iya, bertentangan dengan ajaran Al-Quran. Kalau saya bacakan ayatnya, panjang, itu…...
Read More

Penyerangan ke Pemuka Agama, Kinerja BIN Dikritik

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Said Aqil Siroj (SAS) Institute M. Imdadun Rahmat menilai kinerja Badan Intelijen Negara tidak maksimal dalam mengantisipasi gangguan keamanan. Hal ini, kata dia, terlihat dari rangkaian serangan dan teror yang terjadi terhadap pemuka agama dalam beberapa waktu terakhir. "Kepala BIN harus mengevaluasi kebijakan dan kinerja para jajaran untuk membaca gerakan pengacau di masyarakat. Sistem intelijen membutuhkan kepemimpinan yang solid dan partisipatoris rakyat" kata Imdadun dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/2/2018) malam. Imdadun mencatat, dalam beberapa waktu terakhir,…...
Read More

SAS Institute: Waspada Adu Domba Umat Beragama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hari-hari ini kita sedang dihadapkan pada situasi yang rentan dengan perpecahan antar umat beragama. Diawali dengan kasus penyerangan seorang Ulama NU Kiai Umar Bisri di Cicalengka. Disusul pemukulan Komandan Brigade PERSIS Prawoto hingga tewas oleh sosok tak dikenal. Tersangka diduga orang yang kelainan jiwa. Selang beberapa waktu, ada aksi persekusi terhadap Biksu Mulyanto. Persekusi dilakukan karena provokasi segelintir orang, bahwa rumah itu dijadikan tempat ibadah. Tak lama, terjadi penyerangan di Gereja Katolik Lidwina, di Sleman. Aksi itu…...
Read More

Imbauan SAS Institute untuk Pilkada Jawa Timur

Jakarta, NU Online - Warga Jawa Timur akan melakukan Pilkada serentak baik pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur maupun Bupati dan Wali Kota di beberapa daerah pada tahun 2018 ini. Kualitas hajatan demokrasi ini sangat menentukan bagi nasib rakyat Jawa Timur di masa-masa mendatang. Menurut Direktur Said Aqil Siroj (SAS) Institute, M. Imdadun Rahmat, mutu pilkada ini ditentukan baik dalam proses maupun hasilnya. Proses yang ideal ditandai dengan kondisi yang bebas dan adil (free and fair), bersih tanpa politik uang, dan damai tanpa intimidasi,…...
Read More

SAS Institute: Pilgub Jatim Pertaruhan NU

TEMPO.CO, Surabaya - Direktur Said Aqil Siradj Institute Imdadun Rahmad mengatakan pemilihan gubernur Jawa Timur merupakan pertaruhan Nahdlatul Ulama atau NU untuk menguji kedewasaan berpolitiknya. Sebab, kata dia, dua calon gubernur yang berkompetisi boleh dibilang masih terhitung keluarga sendiri. “Karena itu jangan sampai terjadi konflik keluarga, kami menyerukan berpolitiklah dengan santun,” kata Imdadun dalam diskusi bertema "Memperjuangkan Rakyat, Merekatkan Umat" di Hotel Midtown Residence Surabaya, Selasa, 23 Januari 2018. Selain Imdadun, diskusi juga dihadiri oleh pembicara Rektor Universitas Islam Negeri…...
Read More