,

URGENSI PENDIRIAN BANK SYARIAH BUMN DI ERA NEW NORMAL

Oleh: Kuntum Khairu Basa, SEI, ME* * Pengamat Ekonomi Syariah UIN JKT *(Mahasiswa Program Doktor Perbankan Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jkt) Undang-undang No. 21 tentang Perbankan Syariah kini memasuki usia tahun ke 12. Dan apabila ditarik lebih jauh lagi yakni PP No. 72 tahun 1992 tentang Bank Berdasarkan Prinsip Bagi Hasil maka berarti sekarang sudah berumur  28 tahun.  Namun dalam rentang waktu tersebut pangsa pasar perbankan syariah baru mencapai 6,1 persen atau Rp 513 Triliun dari total aset perbankan nasional,…...
Read More

Soekarno Menuju Pembebasan Nasional

ABI REKSO PANGGALIH Bicara soal revolusi di Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan sosok kepemimpinan Soekarno, dengan segala kelebihan dan kekurangannya sebagai seorang yang didaulat menjadi bapak revolusi, dia adalah salah satu dari empat tokoh penting pendiri republik Indonesia. Dalam banyak catatan sejarah, Soekarno adalah sosok pemimpin besar yang mengemudikan kendali revolusi Indonesia. Aktivitas politiknya mulai dari muda memang banyak menghasilkan perubahan besar bagi dirinya, sehingga dia terlahir menjadi seorang pemimpin yang sangat tangguh dalam era-era perjuangan kemerdekaan. Tentunya ada banyak hal yang…...
Read More

RESILIENSI BUMN

Oleh : Abi Rekso Panggalih (Deputi Riset dan Kajian Said Aqil Sirodj Institute) “Kebijakan publik adalah alat dalam mewujudkan keadilan sosial. Oleh karenanya alat itu memiliki keterbatasan dalam melakukan pemenuhan kepentingan. Dalam rangka tiba pada tujuan bersama. Tinggal saja kita kembali meninjau, kepentingan siapa, apa dan di mana yang merasa tidak diakomodir?” Isu dan Polemik BUMN Beberapa pekan belakangan ini adalah momentum penting dalam membangun kepercayaan berbangsa dan bernegara. Banyak orang berpendapat bahwa bulan Juni adalah bulannya Soekarno, bulan hari…...
Read More

Kuasa Menjegal Asa Surat Terbuka Untuk Donny Gahral ABI REKSO PANGGALIH

Abi Rekso Semoga Bung Donny selalu dalam keadaan semangat dengan akal sehat! Saya dan jutaan warga biasa di Indonesia, tentu memiliki banyak harapan yang luar biasa terhadap pemerintah ini. Bukan saja memperjuangkan hak-hak hidup warga negara agar lebih sejahtera, namun juga tetap menjaga asa kepercayaan kepada para pemegang kuasa. Orang-orang seperti saya dan warga biasa lainnya, hanya punya kuasa penuh setiap lima tahun di balik bilik suara. Setelahnya tinggal lah asa sebuah harapan bahwa, orang yang kita pilih tetap amanah…...
Read More

Sehatkan Demokrasi Kita: Seruan Said Aqil Siroj Institute (SAS Institute)

  Sehatkan Demokrasi Kita: Seruan Said Aqil Siroj Institute Berbagai peristiwa kekerasan terjadi di berbagai tempat di negeri kita. Di Wamena, Papua, kekerasan telah menimbulkan sedikitnya 30 korban jiwa, perusakan dan pembakaran properti, kantor pemerintahan dan fasilitas umum. Krisis keamanan ini mengakibatkan eksodus ribuan warga pendatang. Di Kendari, Sultra, demonstrasi mahasiswa dinodai anarkisme dan 2 orang mahasiswa kehilangan nyawa. Di Jakarta, dan kota-kota lain unjuk rasa mahasiswa dikotori oleh tindakan kekerasan, berupa penyerangan terhadap orang, perusakan kantor polisi dan pembakaran…...
Read More
,

Buang Kecewa Kita

Dalam politik, kekecewaan adalah niscaya. Kendati kecewa tak boleh tumbuh subur dalam hati yang paling luhur. Lebih-lebih dilegitimasi dengan argumen-argumen. Biarlah kecewa, layu sebelum waktunya. Harapan bersama doa, akan jauh punya harkat derajat. Bersihkan hati dari anasir-anasir masa lalu. Orang Eropa percaya, jika kemeja putih mu ternoda Wine merah, maka bersihkanlah dengan Wine putih. Bukankah masih kuat dalam ingatan kita, ketika Gus Dur Istiqomah dengan jalan perdamaian. Sejatinya Gus Dur tidak berdamai dengan lawan politiknya. Kendati, Gus Dur mendaimaikan dirinya…...
Read More

Tahniah: Catatan Ultah Kiai Said Aqil Siroj ke 65

Buya Said Aqil adalah ulama, cendekiawan dan pemimpin yang kokoh dengan visinya. Memperjuangkan Islam sebagai peradaban unggul, "at-tamaddun". Islam harus menjadi subjek bukan objek, istilah Beliau "syuhud tsaqafi", subjek ilmu pengetahuan dan kebudayaan dan "syuhud hadlari", subjek peradaban. Untuk itu Islam harus terbuka, kosmopolit terhadap segala perkembangan, perubahan dan konteks akibat beda tempat dan waktu. Islam mesti berdialog dengan tradisi dan modernitas. Positif menyikapi adat istiadat dan kearifan lokal. Positif menyambut wacana baru, rasionalisme, humanisme, demokrasi, nasionalisme, dan liberalisme sekalipun.…...
Read More

Gus Yahya Membela Palestina

Kehadiran KH. Yahya Tsaquf, di Israel menuai kontroversi. Bagi kalangan yang pro, apa yang dilakukan Kiai yang akrab dipanggil Gus Yahya sebagai bentuk upaya membela Palestina. Kunjungan itu dipandang hal yang biasa saja sebagai upaya membangun, mendorong dan memperkuat proses solusi perdamaian Palestina-Israel. Topiknya pun actual “Pergeseran dari Konflik ke Kerjasama”. Sebab, perkembangan mutahir hubungan Palestina-Israel sedang meruncing akibat Yerussalem Timur dianeksasi Israel secara sepihak untuk dijadikan ibukota. Korban berjatuhan di pihak Palestina. Tapi bagi  yang kontra, kehadirannya dinilai sebagai…...
Read More

Menjadi Pemilih Peduli

Pemilukada serentak 2018 dan Pemilu serentak 2019 sudah semakin dekat. Perbincangan publik mengenai perbaikan kualitas pemilu semakin menarik. Sejumlah akademisi dan aktivis pro-demokrasi mengusulkan agar KPU menerbitkan larangan bagi bekas terpidana korupsi untuk menjadi caleg. Argumennya, jabatan publik harus dipegang oleh figur-figur mulia yang memiliki standart moral dan integritas tinggi. Kejujuran, amanah dan pelayanan kepada kepentingan umum merupakan syarat penting pejabat publik. Usulan ini layak didukung sebagai satu bentuk ikhtiar konsolidasi demokrasi kita. Upaya menangkal narapidana korupsi agar tidak masuk…...
Read More